khutbah istiqa

BAB 4


*CONTOH KHUTBAH ISTIQA *


Khutbah awal

ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﻭَﺣْﺪَﻩُ، ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَ ﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَ ﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩُ ﻭَﻧَﺘُﻮْﺏُ ﺍِﻟَﻴْﻪِ ﻭَﻧَﻌُﻮْﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ
ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭُ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻬُﻮَ ﺍﻟْﻤُﻬْﺘَﺪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻠْﻪُ
ﻓَﻠَﻦْ ﺗَﺠِﺪَ ﻟَﻪُ ﻭَﻟِﻴًّﺎ ﻣُﺮْﺷِﺪًﺍ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺍِﻟَﻪَ ﺍِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ
ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ ﺑَﻠَﻎَ ﺍﻟﺮِّﺳَﺎﻟَﺔَ ﻭَﺃَﺩَّﻯ ﺍْﻷَﻣَﺎﻧَﺔَ ﻭَﻧَﺼَﺢَ ﻟِﻸُّﻣَّﺔِ
ﻭَﺗَﺮَﻛَﻨَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﺤْﺠَﺔِ ﺍﻟْﺒَﻴْﻀَﺎﺀِ ﻟَﻴْﻠَﻬَﺎ ﻛَﻨَﻬَﺎﺭِﻫَﺎ ﻻَ ﻳَﺰِﻳْﻎُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺍِﻻَّ ﻫَﺎﻟِﻚٌ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ
ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﺒِﻴِّﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﻣَﻦْ ﺩَﻋَﺎ ﺑِﺪَﻋْﻮَﺗِﻪِ ﺍِﻟﻰَ ﻳَﻮْﻡِ
ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ. ﺃَﻣَّﺎ ﺑَﻌْﺪُ, ﻓَﻴَﺎ ﻋِﺒَﺎﺩَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍُﻭْﺻِﻴْﻜُﻢْ ﻭَﻧَﻔْﺴِﻲ ﺍﻟْﺨَﺎﻃِﺌَﺔِ ﺍﻟْﻤُﺬْﻧِﺒَﺔِ ﺑِﺘَﻘْﻮَﻯ
ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﻃَﺎﻋَﺘِﻪِ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﻔْﻠِﺤُﻮْﻥَ . ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻓِﻲ ﻣُﺤْﻜَﻢِ ﺍﻟﺘَّﻨْﺰِﻳْﻞِ ﺑَﻌْﺪَ ﺃَﻋُﻮْﺫُ
ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﺍﻟﺮَّﺟِﻴْﻢِ : ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﻘُﺮَﻯ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﺍﺗَّﻘَﻮْﺍ ﻟَﻔَﺘَﺤْﻨَﺎ
ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺑَﺮَﻛَﺎﺕٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻷﺭْﺽِ ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﻛَﺬَّﺑُﻮﺍ ﻓَﺄَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ
ﻳَﻜْﺴِﺒُﻮﻥَ
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah.
Saat ini kita bersama-sama berkumpul di tempat
ini untuk melakukan shalat istisqa , memohon
turunnya hujan kepada Allah Swt. dengan diiringi
oleh sengatan matahari yang terik dan gerah,
serta dikelilingi oleh hamparan tanah daratan
yang kering dan tandus ini, marilah kita
bermunajat kepada Allah untukmemohon ampun
dan bertobat kepada-Nya. Marilah kita bangkit
dari keterlenaan hidup kita. Perbanyaklah
kesempatan untuk beristigfar, bertasbih dan
mengucapkan kalimat-kalimat dzikir.
Sungguh, saat ini kita sedang berada dalam
suasana keprihatinan dan kekhawatiran terhadap
bahaya kekeringan. Musim kemarau yang
berkepanjangan ini telah mengancam kerusakan
sumber-sumber kehidupan kita. Karena itu wahai
kaum muslimin, bartakwalah kalian kerpada Allah
dan taatlah kepada-Nya dengan sebenar-benar
takwa dan ketaatan. Mudah-mudahan dengan
bekal takwa itu kita akan terlepas dari macam-
macam kesulitan dan kesempitan. Marilah kita
bersikap tawadlu,berhati khusu, untuk memohon
pertolongan Allah yang maha kasih dan sayang ,
semuga berkenan menurunkan air hujan dan
kesuburan kepada kita sekalian.
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah.
Ketahuilah, sesungguhnya musibah yang kita
hadapi ini telah sering dialami oleh semua umat
manusia sebelu zaman kita ini. Juga pernah
dialami oleh kaum muslimin semasa hidup Nabi
Muhammad Saw. Ketika terjadi kekeringan karena
musim kemarau panjang, beliau mengajak para
sahabat dan kaum muslimin untuk melaksanakan
shalat istisqa untuk nmemohon siraman air hujan
kepada Allah Swt. Sebelum hari pelaksanaan
shalat, Nabi saw menganjurkan umatnya
berpuasa selama empat hari berturut-turut.
Sambil beliau menasehati mereka agar bertobat
kepada Allah dari segala kesalahan dan berhenti
dari kedzaliman, serta mengajak mereka beramal
amal kebaikan dan bersedekah. Diterangkan oleh
Nabi bahwa perbutan maksiat dan kemungkaran
itu merupakan sebab-sebab menghilangnya rizki
dan datangnya bencana, sedangkan beribadah
dan beramal shaleh, adalah penyebab turunnya
rahmat Allah.
Allah Swt berfirman:
ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﻘُﺮَﻯ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﺍﺗَّﻘَﻮْﺍ ﻟَﻔَﺘَﺤْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺑَﺮَﻛَﺎﺕٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻷﺭْﺽِ
ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﻛَﺬَّﺑُﻮﺍ ﻓَﺄَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻜْﺴِﺒُﻮﻥَ
Artinya : “Sekiranya penduduk negeri-negeri itu
beriman dan bertakwa, pasi kami akan
melimpahkan kepada mereka berkah dari
langit dan bumi. Tetapi mereka
mendustakan,maka kami siksa mereka karena
perbuatannya sendiri.” (QS.AL A’raf : 96)
Kaum Muslimin Rahimakumullah.
Pada saat-saat kita menerima ujian dan cobaan
dari Allah berupa musim kemarau yang panjang
ini, kita harus berintrosfeksi diri kita , mungkin
cobaan seperti ini karena sikap dan perbuatan
kita selama ini tidak selaras dengan iman dsan
takwa kita kepada Allah. sudah sekian lama hujan
tidak turun, dan kita semua sudah merasakan
akibatnya, tidak lain itu karena sikap dan
perbuatan kita sendiri. Ini merupakan ujian dan
cobaan dari Allah sekaligus peringatan kepada
kita. Bukankan sudah diberitakan kepada kita,
bahwa perbuatan-perbuatan maksiat dan perilaku
yang menyimpang dari hukum Allah adalah
timbulnya macam-macam adzab dan musibah,
Allah Swt berfirman:
ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺃَﺭَﺩْﻧَﺎ ﺃَﻥْ ﻧُﻬْﻠِﻚَ ﻗَﺮْﻳَﺔً ﺃَﻣَﺮْﻧَﺎ ﻣُﺘْﺮَﻓِﻴﻬَﺎ ﻓَﻔَﺴَﻘُﻮﺍ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻓَﺤَﻖَّ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺍﻟْﻘَﻮْﻝُ
ﻓَﺪَﻣَّﺮْﻧَﺎﻫَﺎ ﺗَﺪْﻣِﻴﺮًﺍ
Artinya : “Apabila kami hendak membinasakan
suatu negeri, maka kami9 perintahkan
penduduknya yang hidup mewah (untuk taat
kepada Allah), tetapi mereka melakukan
kedurhakaan. Maka sudah sepantasnyalah
berlaku ketentuan kami, kemudian kami
hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
(QS. Al Isra : 16)
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah.
Marilah kita sadar dengan mengakui dan
menyesali semua perbuatan kita yang salah, serta
menyimpang dari ketentuan Agama dan hukum-
hukum Allah. Marilah kita kembali ke jalan Allah
dan memohon pertolongan-Nya. Bertaubatlah dan
berjanji untuk memperbaiki jalan hidup kita ke
jalan yang di ridloi Allah Swt, sebagaimana di
perintahkan dalam Al Qur’an :
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺗُﻮﺑُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَﺼُﻮﺣًﺎ ﻋَﺴَﻰ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﻋَﻨْﻜُﻢْ
ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ ﻭَﻳُﺪْﺧِﻠَﻜُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman,
bertaubatlah kepada Allah dengan taubat
yang sesungguh-sungguhnya, Semoga Tuhan
kamu menghapus semua kesalahanmu, dan
memasukan kamu kedalam syurga “ (QS. At
Tahrim:8)
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah.
Sebagai penutup khotbah, marilah kita segera
bertaubat kepada Allah Swt, dengan
sesungguhnya, dan memanjatkan doa kpadanya
dengan khusyu :
ﺍِﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺍِﻧَّﻪُ ﻛﺎَﻥَ ﻏَﻔَّﺎﺭَﺍ ﻳُﺮْﺳِﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﺪْﺭَﺍﺭًﺍ . . ﻭَﺍﺩْﻋُﻮْﻩُ
ﻳَﺴْﺘَﺨِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ ..
Artinya : “Mohon ampunlah kepada tuhanmu,
karena Dia Maha Pengampun dan dia pulalah
yang menurunkan hujan dari langit. Berdoalah
kamu kepada-Nya, Allah pasti mengabulkannya”.
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍَﻏِﺜْﻨَﺎ ﺍَﻏِﺜْﻨَﺎ . ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣَﻮَﺍﻟَﻴْﻨَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ . ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻵﻛﺎَﻡِ ﻭﺍﻟّﻀِﺮَﺍﺏِ
ﻭﺑُﻄُﻮْﻥِ ﺍﻟَﺎﻭْﺩِﻳَﺔِ ﻭَﻣَﻨَﺎﺑِﺖِ ﺍﻟﺸَّﺨَﺮَ .
Artinya : “Ya Alloh, turunkanlah hujan,
turunkanlah hujan. Ya Alloh, turunkanlah hujan di
sekitar kami dan jangan membahayakan kami. Ya
Alloh, turunkanlah hujan diatas bukit-bukit,
tanah-tanah tinggi, jurang-jurang yang dalam
serta tempat tumbuhnya pohon-pohonan.”
Wahai dzat Yang Maha Tinggi dan Mulia,
perkenankanlah doa dan permohonan kami.
Khutbah Tsani :
ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩُ ﻭَﻧَﻌُﻮْﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ
ﻭَﻣﻦ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻠَﺎ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻠَﺎ ﻫَﺎﺩِﻱَ
ﻟَﻪُ ، ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻟَﺎ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ ، ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤﻤَّﺪﺍً
ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ ﻭَﺻَﻔِﻴُّﻪُ ﻭَﺧَﻠِﻴْﻠُﻪُ ﻭَﺃَﻣِﻴْﻨُﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻭَﺣْﻴِﻪِ ؛ ﻓَﺼَﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺳَﻠَﺎﻣُﻪُ
ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَ ﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴْﻦَ
ﺃَﻣَّﺎ ﺑَﻌْﺪُ ﻣَﻌَﺎﺷِﺮَ ﺍﻟﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﻋِﺒَﺎﺩَ ﺍﻟﻠﻪِ : ﺍِﺗَّﻘُﻮْﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻭَﺭَﺍﻗِﺒُﻮْﻩُ ﻣُﺮَﺍﻗَﺒَﺔً
ﻣَﻦْ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﺃَﻥَّ ﺭَﺑَّﻪُ ﻳَﺴْﻤَﻌُﻪُ ﻭَ ﻳَﺮَﺍﻩُ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻏـﻔﺮ ﻟﻠﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺴﻠﻤﺎﺕ
ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﺍﻻﺣﻴﺎﺀ ﻣﻨﻬﻢ ﻭﺍﻻﻣﻮﺍﺕ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻋـﺰ ﺍﻻﺳﻼﻡ
ﻭﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﺍﻫﻠﻚ ﺍﻟﻜﻔﺮﺓ ﻭﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﻭﺩﻣﺮ ﺍﻋﺪﺍﺋﻨﺎ ﻭﺍﻋﺪﺍﺋﻚ ﺍﻋﺪﺍﺀ ﺍﻟﺪﻳﻦ
ﺑﺤﻖ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ ﺭﺑﻨﺎ ﺍﺗﻨﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﻓﻰ ﺍﻻﺧﺮﺓ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﻗﻨﺎ
ﻋﺬﺍﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺑﺮﺣﻤﺘﻚ ﻳﺎ ﺍﺭﺣﻢ ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻴﻦ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ
ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺄﻣﺮ ﺑﺎﻟﻌﺪﻝ ﻭﺍﻻﺣﺴﺎﻥ ﻭﺍﻳﺘﺎﺀ ﺫﻱ ﺍﻟﻘﺮﺑﻰ ﻭﻳﻨﻬﻰ ﻋﻦ
ﺍﻟﻔﺤﺸﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ﻭﺍﻟﺒﻐﻲ ﻳﻌﻈﻜﻢ ﻟﻌﻠﻜﻢ ﺗﺬﻛﺮﻭﻥ ﻭﻟﺬﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻛﺒﺮ
ﺍﺳﺘﻐﻔﺮﺍﻟﻠﻪ ﻟﻲ ﻭﻟﻜﻢ

Comments